Balon-Balon Pelangi
Ada penjual balon di luar gerbang sekolah. Sepertinya, seru bermain balon. Namun, tiba-tiba penjual roti datang. Tak lama, penjual es krim juga datang. Ingin rasannya kubeli semua. Sayang, uangku tak cukup. Aku harus memilih. Membeli balon, roti, es krim, atau menabung? Aduh, aku jadi bingung.
| Penulis | Irvan Aqila |
|---|
Berkas belum tersedia
Buku ini terdaftar di katalog, tetapi berkas PDF-nya belum bisa disajikan.