Berani Katakan
Lala takut saat Ibu telat menjemput. Ada orang tidak dikenal mendekatinya. Ibu bilang hati-hati dengan orang asing. Namun, Lala tidak berani menolak tawarannya. Untunglah Ibu segera datang.Esoknya, ada perempuan yang mengajak Lala pergi. Apakah sekarang Lala berani menolaknya?
| Penulis | Sri Sarastuti |
|---|
Berkas belum tersedia
Buku ini terdaftar di katalog, tetapi berkas PDF-nya belum bisa disajikan.