S5 SMAN 5 SINJAI SMA · Negeri

Puk Puk Si Kapuk

Sampul Puk Puk Si Kapuk
Banyak kapuk beterbangan di halaman rumah Datuk. Alula kesal karena kapuk-kapuk itu menempel di rambut dan mengenai wajahnya. Dia ingin pohon kapuknya ditebang saja. Namun, setelah Kai mengajak Alula ke rumah Datuk, Alula jadi berubah pikiran. Dia malah berdoa agar pohon kapuk berumur panjang. Kira-kira mengapa bisa begitu, ya?
PenulisFitri Restiana
Berkas belum tersedia Buku ini terdaftar di katalog, tetapi berkas PDF-nya belum bisa disajikan.